Senin, 24 September 2012

#Haruskah sampai kini kita tetap bermain 'kotak pos'?





       Pernah bermain bersama teman-temanmu saat kamu kecil? aku ingat saat itu... kita bernyanyi sambil menepuk tangan teman di samping kita, bernyanyi "Kotak pos belum diisi. Mari kita isi dengan misi-misian......"
      Saat itu kita selalu bersebelahan. Katanya kamu takut dengan Reny, teman kecil kita yang selalu mengejar kamu sambil membawa permen karet dan berteriak-teriak "Nino...Nino... ini untuk kamu...". maka dari itu, setiap kita bermain kamu selalu berdiri disampingku.
      Hihihi... jadi ingat saat kamu menangis karena rambut kamu dihinggapi permen karet. Saat itu kamu baru saja memotong rambut dan membentuk rambut baru kamu seperti rambut yang 'menantang tuhan'. Sambil bergaya dan berlagak peragawan kamu memamerkannya padaku. Tiba-tiba Reny datang sambil berteriak-teriak dan bertepuk tangan keras sekali.
      "Hebat... hebat! Keren No!" seperti pertunjukan, Reny melemparimu dengan persediaan permen karet yang ada di dalam tasnya yang selalu dibawa kemana-mana. Tanpa sengaja, Reny juga melemparimu dengan bekas permen karet yang sudah dia kunyah, dan menempel di rambut kamu.
      Hahaha... aku ingat wajah kamu saat itu. Kamu menangis. Lalu berlari pulang. Sejak saat itu kamu benci dengan permen karet, dan selalu ada disampingku saat kita bermain.
      Kamu ingat saat bermain 'kotak pos'? Biasanya aku yang menepuk tanganmu dahulu, lalu kau menepuk tangan teman disebelahmu.
      kamu ingat saat bermain 'kotak pos'? terkadang kau yang menepukku lalu aku melanjutkannya kepada teman yang lain.
      Haruskah sampai kini kita tetap bermain 'kotak pos'?

#bersambung



Tidak ada komentar:

Posting Komentar