Kamis, 12 Januari 2012

SISTEM FONOLOGI BAHASA ARAB



Bahasa arab memiliki fonem seluruhnya sebanyak 34. Ke-34 fonem tersebut terdiri dari :
a.      Fonem Vokal
Fonem vokal bahasa Arab sebanyak lima, tiga vokal tunggal dan dua vokal rangkap.
1)      Vokal tunggal, antara lain : /a/, /i/, /u/.
2)      Vokal rangkap, antara lain : /ai/, /au/.
b.      Fonem Konsonan
Fonem konsonan bahasa Arab ada 28. Ke-28 fonem tersebut terdiri dari :
/. ‘./, /b/, /t/, /s/, /j/, /h/, /kh/, /d/, /z/, /r/, /z/, /s/, /sy/, /s/, /d/, /t/, /z/, /. . ‘ ./, /g/, /f/, /q/, /k/, /l/, /m/ ,/n/, /w/, /h/, /y/.
c.       Fonem suprasegmental
Fonem suprasegmnetal bahasa Arab hanya ada satu, berupa tekanan panjang atau tempo. Fonem tersebut menempel pada fonem tunggal. Lambang fonem tersebut berupa huruh alif, wau, atau ya. Dalam penulisan latin, ditulis dengan garis datar yang terletak di atas huruf a, i, atau u.
Pengelompokan Fonem Vokal
            Dalam membentuk vokal sikap bibir pad.a garis besarnya dibedakan menjadi tiga, yaitu pipih, lonjong, dan bulat. Atas dasar itu dikatakan ada vokal pipih, vokal bulat, dan vokal lonjong. Dalam membentuk vokal turun atau naiknya lidah pada garis besarnya juga dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu, tinggi, rendah, dan sedang. Atas dasar itu dikatakan ada vokal rendah, vokal tinggi dan vokal sedang.

Pengelompokan Fonem Konsonan
            Dasar yang digunakan untuk mengelompokan fonem konsonan adalah artikulator dan titik artikulasinya.
a.      Bibir
Konsonan yang terbentuk dari alat bicara bibir antara lain /b/, /m/, /w/, /f/.

b.      Lidah
Diantara semua alat, lidahlah yang paling mudah digerakkan. Oleh karena itu lidah memiliki peranan yang sangat penting.

Ujung lidah
konsonan yang terbentuk dengan ujung lidah antara lain : /t/, /d/, /z/, /s/, /r/, /l/.
Tengah lidah
Konsonan yang akan terbentuk dengan alat bicara tengah lidah antara lain : /j/, /c/, /sy/, dan /y/.
Pangkal lidah
konsonan yang akan terbentuk dengan pergerakan pangkal lidah antara lain : /k/, /q/, /kh/, dan /g/.



c.       Pangkal tenggorokan
Pada daerah ini ada tiga alat bicara yang memegang peranan pentig, yaitu pangkal tenggorokan, faring dan pita suara. Bila faring berkerut sedemikian rupa sehingga menutup arus udara yang akan keluar, maka konsonan yang terbentuk yaitu /..’../. Namun bila kerutan faring tersebuthanya menutup sebagian udara yang akan keluar, maka konsonan yang terbentuk yaitu /h/.
d.      Pita suara
Pita suara terdiri dari dua helai selaput, bila kedua selaput itu merapat cukup dekat, arus udara yang mengalir ke luar menyebabkannya bergetar.

Suku Kata Bahasa Arab
            Urutan fonem dalam membentuk suku kata pada bahasa Arab:
KV       -           wujūd  -           ﻮﺠﻮﺪ
KVK    -           lum'ma -           ﻣﻋﻼﻮﻡ
KVKK -           fikr      -           ﻒﻛﺭ

Rangakaian Suku Kata dalam Membentuk Kata
a.       Rangkaian Suku Terbuka
Terdiri atas suku kata yang berpola V – V, V – VK, KV – V, dan KV – VK.
Syarat :
-          vokal yang berurutan tidak dapat berupa vokal sama.
-          vokal suku awal hanya berupa vokal /a/, /i/, /u/.
b.      Rangkaian Suku Terbuka dengan Suku Konsonan
Terdiri atas suku kata yang berpola V – KV, V – KVK, KV – KV, dan KV – KVK.
Syarat :
-          Vokal dan konsonan yang berurutan itu tidak dapat berupa vokal dan konsonan /i/ dan /y/ atau /u/ dan /w/. Juga tidak dapat berupa vokal /a/, /e/(teleng), atau /o/ dengan konsonan /h/ kalau vokal sesudah /h/ tidak sama dengan vokal sebelumnya.
c.       Rangkaian Suku Tertutup dengan Suku Konsonan
Terdiri atas suku kata yang berpola VK – KV, VK – KVK, KVK – KV, dan KVK – KVK.
Syarat :
-          Dua konsonan yang berurutan tidak dapat berupa konsonan yang sama.
-          Konsonan penutup suku depan hanyalah konsonan nasal atau konsonan getar.
-          Bila konsonan penutup suku depan berupa konsonan nasal, kosonan pembuka suku berikutnya hanyalah konsonan hambat yang homorga.
-          Bila konsonan suku depan itu /r/, konsonan pembuka suku berikutnya tidak dapat berupa konsona /h/, /w/, atau /y/.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar