Jumat, 30 September 2011

salah langkah (part II)

#JALAN AGAK BUNTU

Jalan agak buntu yang ku maksud adalah...
ada kendala untuk lulus 3,5 tahun, dan kendala tersebut adalah salah langkah

setelah konsultasi dengan DP ku tentang rencana kita untuk lulus cepat, ternyata, DP ku bilang...
begini kira-kira dialog antara DP dengan temanku, UMI'

DP      :  "Anda salah langkah, Nak.."

Umi   :  "salah langkah bgaimana, Pak?"

DP      :  "kalau niat mau nambah mata kuliah dengan tujuan mempercepat kelulusan, seharusnya bukan mata kuliah pilihan yang anda ambil, tapi mata kuliah pokok.

Umi    :  "Lho? lha terus bagaimana, Bapak?"

DP     :  "Iya, Mbak... kalau anda selama ini menambah matakuliah pilihan, anda TIDAK MEMPERCEPAT KELULUSAN, tapi hanya untuk MENAMBAH NILAI. Seharusnya mata kuliah yang anda ambil adalah mata kuliah inti yang ada di semseter 7 dan 8. JADI...nanti saat semester 7, anda sudah kosong SKS, tinggal mengambil SKRIPSI."

Umi     :  DIEEEENKKKK -_-.....


setelah itu, kami bertiga berunding, mengadakan konferensi pers....
BENAR
TERNYATA SALAH LANGKAH -_-

1. kita sudah di semester 5 (semester ganjil) yang seharusnya bisa menambah mata kuliah di semster 7. TAPI kita GAK bisa, karena SALAH LANGKAH.

2. rencana cadangan kita, AMBIL SKS semster 7 di smester 6. TAPI ternyata kurikulum anak 2010 dan 2011 BERBEDA ><

3. rencana berikutnya, BERDOA dan PASRAH, se Enggaknya LULUS PAAAAASSSSS 4 TAHUN! AMIIIINNN ya ALLLAAAAAH..............

Kamis, 29 September 2011

salah langkah

Aku mahasiswa tingkat tengah ke akhir. bulan ini hingga bulan januari 2012 aku adalah mahasiswa tingkat lima. tinggal beberapa semester lagi aku lulus. Rencana awal sih, aku lulus 3,5 tahun. tapi setelah meReng-Reng perjalan kami yang beberapa kali lewat di jalan pintas, KAMI menemukan JALAN AGAK BUNTU. (aku tidak mau menyebutnya JALAN BUNTU).

Begini nih, ceritanya,
Rencana kami bertiga, AKU, UPIN, dan UMI', lulus dengan waktu 3,5 tahun. dari semester dua kami sudah mulai menjalankan aksi kami dengan cara MENAMBAH SKS. di pikiran kita, mata kuliah yang kita ambil di awal adalah mata kuliah yang ringan-ringan saja. takutnya kalau nanti kita KETETERAN dengan mata kuliah pokok di tiap semester. Jadi sampai semester ini, aku dan UPIN sudah menabung 4 SKS, 2 SKS mata kuliah pilihan, dan 2 SKS mata kuliah inti.

Ini salah satu langkah kita untuk merealisasikan IMPIAN kita! menuju 3,5 tahun LULUS!!

SEMESTER LIMA datang....
Saat inilah KAMI mengenal tragedi KRISIS SKS.
Banyak teman-teman kami yang kebingungan mengeDROP matakuliah karena tak cukup batas sks. dan karena harus mengeDROP salah satu mata kuliah, berarti mereka dalam posisi MEMILIH. Memilih di antara dua mata kuliah. Mata kuliah yang mana yang harus di ambil dan di DROP dengan mempertimbangkan beberapa kemungkinan. Yah... sudah saatnya MAHASISWA TUA untuk berpikir lebih KRITIS dan lebih banyak PERTIMBANGAN. Hehehe...

ALHAMDULILLAH,
berkat Hobi menabungku, AKU, UPIN, dan UMI' serta beberapa teman-teman yang pandai menabung,
kami terhindar (SEMENTARA) dari posisi MEMILIH. ALhamdulilllaaah.....

tapi JALAN AGAK BUNTU datang...



#PUKUL 12.00, EH...lupa ada kuliah... -_-,

Ceritanya lanjut beberapa jam lagi yah????

sambil bilang ...

malam ini,
aku tutup pintu kamarku sambil bilang BISMILLAH berulang kali.
mematikan lampu, dan menciptakan senyap.

malam ini,
aku buka telinga sambil bilang ASTAGFIRULLAH berulang kali.
mengusap pipi, mengatur nafas.

malam ini,
aku redam dada sambil bilang MASYAALLAH berulang kali.
menggigit bantal, masih mengatur nafas.

malam ini,
aku memejamkan mata, menutup telinga, menelungkupkan tangan,
dan memeluk bantal,
sambil bilang YA ALLAH, CINTAI MAMAKU, LINDUNGILAH DIA, PELUKLAH DIA MALAM INI, MALAM ESOK, DAN MALAM-MALAMNYA YANG LAIN berulang kali.


*Hanya Untuk Mamaku yang sekarang lagi tidur di kamar sendirian. (PELUKMAMA)




Rabu, 28 September 2011

Aku akan membawamu PERGI dari Tempat ini...

mungkin hanya lewat ini aku bisa ngomong sesukaku tanpa DIA tau!

Kalau saja..... kalau saja waktu bisa di putar beberapa tahun yang lalu, dan kalau saja saat itu aku ada bersamau, aku akan bilang "TIDAK! JANGAN DIA!". tapi 'kalau' saat ini tidak penting! tidak mengubah APAPUN!

Ma, berapa kali aku harus menahan air mata ini terlihat olehmu, berapa kali tanganku ini menahan gemetar dan berapa kali dadaku ini sesak tersayat-sayat. ITU masih AKU. Bagaimana kalau ENGKAU ma???

Ma, berapa kali aku harus menahan langkahku ini, berapa kali aku harus mengangkat leher dan berkata "AKU KUAT".
Ma, kalau semua ini bukan karena ENGKAU, aku tidak akan pernah menganggap DIA sebagai SUAMIMU.  kalau semua ini bukan karena ENGKAU, aku tidak akan MAU tinggal bersama DIA.

Ma, Tunggu...
Ma, Bersabarlah....
Aku akan membawamu PERGI dari Tempat ini...


*maaf ma, aku tidak berani menampangkan mukaku saat ini, aku tahu engkau sekarang butuh aku. tapi aku takut, muka yang penuh air mata ini malah akan membuatmu semakin sakit.

#HANYA UNTUK MAMA

"terus, bagaimana?"


Pak jaksa, sidang minggu depan giliran saksi 1,
Terus bagaimana?
Suruh tinggalkan nomor telepon saksi 1.
Baik pak...

Pak Jaksa, sidang minggu berikutnya giliran saksi 2,
Terus bagaimana?
Suruh tinggalkan nomor telepon saksi 2.
Baik pak...

Pak jaksa, sidang berikutnya lagi giliran tersangka 1,
Terus bagaimana?
Ya, saya akan mengurusnya, dan seperti biasa, tinggalkan nomor.
Baik pak...

Pak Jaksa, sidang berikutnya giliran tersangka 2,
Terus bagaimana?
Seperti biasanya, kali ini minta 2 alamat rekening.
Baik pak...

Pak jaksa...ini bagaimana?
Sidang selanjutnya, terdakwa.
Saya sudah pindahkan total seluruhnya ke rekening kamu,
Ambil, berikan pada istriku.
Tunggu aku bebas 5 tahun lagi.