Jumat, 25 Februari 2011

-nikmat di duapuluhlima-

DUA PULUH LIMA duapuluhlima akan berganti menjadi duapuluhenam.
Terimakasih Ya ALLAH...atas kelopak mata yang masih bisa membuka di hari ini,
terimakasih kalau udara ini masih gratis untuk kuhirup, ya Allah...
terimakasih kalau kakiku ini masih bisa menopang badanku..
trimakasih tangan ini masih bisa melambai pada teman-temanku,
trimakasih bibirku ini masih bisa mengucapkan salam dan pujian untukmu...
trimakasih telingaku ini masih bisa mendengar doa-doa sahabat-sahabatku,,
dan trimakasih, hati ini masih bisa merasakan kasih sayang disekitarku^^

terimakasih ya ALLAH...

(25februari2011)

Selasa, 01 Februari 2011

terimakasih bapak...

Bapak,
Terimakasih sudah membuat aku mengerti apa arti lebam-lebam di wajahku ini,
Sehingga aku menjadi wanita yang kuat.
Bapak,
Terimakasih sudah membuat aku mengerti apa arti cetakan setrika yang indah di punggungku ini,
Sehingga aku menjadi wanita yang tegar.
Bapak,
Terimakasih sudah membuat aku mengerti apa arti bekas pecutan di pahaku ini,
Sehingga aku menjadi wanita yang tangguh.
Bapak,
Terimakasih sudah membuat aku mengerti apa arti siraman air panas, lemparan panci-panci, pukulan sapu yang setiap hari kau tunjukan padaku.
Terimakasih Bapak, sudah mengajariku banyak hal tentang semua itu,
Sehingga aku tahu bagaimana cara menyiksamu nanti saat kau sudah tak berdaya.



Surabaya, 16 januari 2011

ibuku sayang...

Ibuku sangat sayang padaku,
begitu pula aku.
jam sudah menunjuk pukul 12 malam, ibu masih saja setia menungguku di depan pintu.
Ibu tahu kalau angin malam tak baik untukku, karena itu ia membawakanku jaket tebal.
Ibuku sangat mencintaiku,
begitu pula aku.
Saat mendengar aku menjerit kesakitan, ibu selalu memberiku semangat.
Ibu tahu kalau aku butuh dorongan dan motivasi, karena itu ia selalu berkata “sabar, Nak..ini demi hidup kita.”
Ibuku sangat bangga padaku,
Begitu pula aku.
Saat orang-orang menanyakan aku, ibu selalu membanggakan aku.
Ibu selalu bilang
“Wanita yang satu ini pasti membuat anda puas! Tarif satu jamnya murah kok, Om!”


Surabaya, 18 Januari 2011

Sahabat yang baik...

Kau selalu bercerita tentang dia padaku,
Dan aku sebagai sahabat yang menyayangimu,
selalu mendengarkanmu dengan baik.

Kau bercerita kalau dia selalu memperhatikanmu dengan baik,
Kau bercerita kalau dia selalu membuatmu tersenyum,
Kau bercerita kalau dia selalu berlaku manja padamu,
Kau bercerita saat dia memelukmu,
Kau bercerita saat dia menciummu,
Kau bercerita saat dia tersipu melihatmu bertelanjang dada,
Kau bercerita kapan kau berkencan di rumahnya,
Kau bercerita kapan kau berkencan di luar,
Dan kau bercerita kapan kalian dirumah masing-masing.

Kau bercerita semuanya padaku, aku mendengarkannya dengan baik,
membayangkannya, dan menyusun rencana,
kapan aku bisa bertemu dengannya,
Dan membunuhnya tanpa kau tahu.



Surabaya, 14 januari 2011